History of Bogor Botanical Garden

     

‘s Lands Plantentuin

The founder of ‘s Lands Plantentuin, the name given to the Garden by the Dutch, was Casper Georg Carl Reinwardt, a German who moved to Amsterdam, The Netherlands, and studied natural sciences, specializing in botany and chemistry.

In 1817, at the age of 44, Reinwardt was appointed to the position of Director in agricultural business, arts and sciences on Java and neighboring islands. He was interested in investigating plants which were widely used by the Javanese for domestic and medicinal purposes. Reinwardt decided to gather all these plants in a botanic garden in Bogor, at that time called Buitenzorg (meaning ‘Without a Care’). This also provided an opportunity to collect plants and seeds from other parts of the Archipelago and the Botanic Garden would eventually make Bogor a centre for the promotion of agriculture and horticulture in Indonesia.

On May 18, 1817, 47 hectares of the grounds bordering the palace were established as a Botanic Garden. Reinwardt became the first director from 1817 to 1822, during which time approximately 900 living plants were introduced to the Garden.

Prior to this, Sir Stamford Raffles had been Governor of Java from 1811 to 1816 and during his residence in Buitenzorg attempted to lay out the Palace grounds as an English-style landscaped garden. He even brought in two gardens from Kew in London, UK. The monument he erected in memory of his wife, Lady Olivia Marianne, who died in 1814, can be seen in the Garden.

The first catalogue of plants in the Garden (914 species) was published in 1823 by C.L. Blume (Director of the Garden from 1822 to 1826). This was the basis of the catalogue which is still used today.

In 1830, Johannes Elias Teysmann, a Dutch gardener, became curator of Bogor Botanic Garden and spent more than 50 years developing the Garden. Seven years later Justus Karl Hasskarl was appointed his assistant curator and convinced the director to re-arrange the plantings in the Garden by taxonomic families. This was a major undertaking as a huge part of the collection had to be transplanted. Some trees were too large to be moved as can be seen today by the date of planting shown on read labels. Continue reading

TERE LIYE QUOTES “RINDU”

index

Rindu Quotes (showing 1-14 of 14)

“Lepaskanlah. Maka besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, kisah-kisah cinta di dalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau hikayat orang tua, itu semua ada penulisnya.
Tetapi kisah cinta kau, siapa penulisnya? Allah. Penulisnya adalah pemilik cerita paling sempurna di muka bumi. Tidakkah sedikit saja kau mau meyakini bahwa kisah kau pastilah yang terbaik yang dituliskan.”
― Tere Liye, Rindu

“Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdiri gagah. Mulailah dengan damai menerima masa lalumu. Buat apa dilawan? Dilupakan? Itu sudah menjadi bagian dari hidup kita. Peluk semua kisah itu. Berikan dia tempat terbaik dalam hidupmu. Itulah cara terbaik mengatasinya. Dengan kau menerimanya, perlahan-lahan dia akan memudar sendiri. Disiram oleh waktu, dipoles oleh kenangan baru yang lebih bahagia.
Apakah mudah melakukannya? Itu sulit. Tapi bukan berarti mustahil.”
― Tere Liye, Rindu

“Berhenti lari dari kenyataan hidupmu. Berhenti cemas atas penilaian orang lain, dan mulailah berbuat baik sebanyak mungkin.”
― Tere Liye, Rindu

“Apakah cinta sejati itu? Maka jawabannya, dalam kasus kau ini, cinta sejati adalah melepaskan. Semakin sejati perasaan itu, maka semakin tulus kau melepaskannya…Aku tahu kau akan protes, bagaimana mungkin? Kita bilang cinta itu sejati, tapi kita justru melepaskannya? Tapi inilah rumus terbalik yang tidak pernah dipahami oleh pecinta. Mereka tidak pernah mau mencoba memahami penjelasannya.”
― Tere Liye, Rindu

Uniknya Sejarah Hari Ayah Nasional Yang Harus Anda Ketahui

Aktualita.co – Hari Ayah Nasional memang belum diperingati secara luas seperti layaknya Hari Ibu. Maklum saja, Hari Ayah Nasional belum disahkan secara resmi oleh pemerintah.
Hari Ayah Nasional diperingati setiap tanggal 12 November. Alasan pemilihan tanggal ini, sesuai dengan tanggal deklarasi Hari Ayah yang berlangsung di Solo Jawa Tengah dan Maumere Flores di waktu yang bersamaan.

logo-hari-ayah

Ada banyak hal unik dan menarik dari sejarah Hari Ayah Nasional.
Berikut diantaranya :
1. Hari Ayah Dideklarasikan oleh Ibu-ibu
Hari Ayah ditujukan untuk memunculkan figur ayah sebagai bagian dari keluarga juga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Deklarasinya dilakukan oleh ibu-ibu yang bergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).
2. Hari Ayah Diprakarsi Komunitas Lintas Agama
Walaupun Hari Ayah tidak berbicara tentang agama, tetapi deklarasinya diprakarsai oleh komunitas lintas agama pada tahun 2006.
3. Deklarasi menyebut Hari Bapak Nasional
Tidak jelas bagaimana asal mulanya sehingga deklarasi Hari Bapak Nasional Indonesia berubah menjadi Hari Ayah Nasional. Besar kemungkinan hal tersebut untuk menyeragamkan penyebutkan fathers day yang diperingati di negara lain pada waktu dan alasan yang berbeda.
Berikut isi Deklarasi Hari Ayah

Bagaikan bumi yang gersang menantikan tetesan hujan di angkasa agar dari rahim Ibu Pertiwi terlahir semua yang hidup dan menghidupkan, demikianlah IBUNDA, merindukan curahan kasih SANG BAPAK, agar terciptalah kehidupan baru yakni Kita, SANG ANAK. BAPAK adalah pencipta KITA dari daging dan darah serta nafasnya yang tertumpah di taman IBUNDA. Maka Atas Berkat Rahmat Sang Pencipta HARI INI 12 November 2006 kita Deklarasikan sebagai HARI BAPAK NASIONAL INDONESIA. Hari yang dipakai anak-anak untuk mengenangkan keberadaan dan peran ayahnya termasuk para Bapak Bangsa Indonesia dari masa ke masa.
Solo, 12 Nopember 2006
Atas nama Keluarga Besar Bangsa Indonesia
Putra Ibu Pertiwi

4. Belum Mendapatkan Pengesahan Pemerintah
Walau hasil deklarasi Hari Ayah Nasional telah dikirimkan kepada Presiden SBY saat itu serta bupati di 4 penjuru Indonesia. Yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote, tetapi hingga saat ini, Hari Ayah Nasional belum diperingati secara resmi oleh Pemerintah seperti layaknya Hari Ibu.
5. Diperingati oleh Google Setiap Tahun
Banyak peringatan hari-hari tertentu yang dibuatkan peringatan oleh Google melalui Google Doodle. Salah satunya peringatan Hari Ayah Nasional. Berkat Doodles Google maka peringatan Hari Ayah Nasional bisa lebih menyebar luas.

http://www.aktualita.co/uniknya-sejarah-hari-ayah-nasional-yang-harus-anda-ketahui/6693/

Pendidikan

Pendidikan nilai bukan hanya masalah tahu tentang ”apa yang baik”. Orang mengira ”mengetahui” seakanakan sama dengan ”sudah melakukan”. Padahal, masih ada jarak antara ”tahu” dan ”tindakan”. Arah pendidikan nilai seharusnya fokus pada modalitas, yaitu bagaimana menjembatani agar nilai-nilai menjadi tindakan nyata.

pendidikan
Nilai dianggap sesuatu yang berharga bagi suatu kelompok masyarakat yang berupa standar perilaku atau dasar moral untuk mengarahkan dan evaluasi tindakan (Kolthoff, 2007: 39). Nilai-nilai membentuk orang berkarakter: komitmen, jujur, kompeten, terbuka, jiwa pelayanan, belarasa, dan pengorbanan. Pendidikan nilai tidak lepas dari pembentukan habitus, yaitu melalui pelatihan, pembiasaan, pengalaman, dan perjumpaan.
Perubahan habitus hanya mungkin bila mampu mengurai simpul-simpulnya: menghadapi peserta didik yang mencontek, ubah sistem menjadi ujian lisan; menghadapi ketidakadilan/diskriminasi, buat prosedur yang sifatnya mengawasi.
Perubahan harus didukung fasilitas, contoh supaya orang mau antre, saat giliran tiba wajib menunjukkan nomor urut; supaya orang tumbuh rasa memiliki, sistem kepemilikan diubah. Jadi, perubahan sikap/perilaku sulit terjadi kalau hanya mengandalkan nasihat, khotbah, atau ajaran. Perhatian utama pendidikan nilai fokus pada menyediakan modalitas yang menjembatani norma moral dan tindakan faktual.
Pembentukan karakter
Karakter pertama-tama dibentuk bukan dari ”tahu”, melainkan dari tiga prinsip ini: pertama, oleh apa yang kita lakukan, bukan oleh apa yang kita katakan atau ketahui; kedua, setiap pilihan/keputusan bertindak mengarahkan akan menjadi orang semacam apa diri kita; ketiga, karakter lahir dari keberanian bertindak tepat meski menyadari penuh risiko.
Tiga prinsip ini sebetulnya adalah saran untuk mengusahakan internalisasi nilai: kalau mau efektif harus terlibat dalam kegiatan. Keterlibatan membawa pengalaman, perjumpaan, dan pembiasaan melalui live-in atau pelayanan masyarakat.
Dengan prioritas ”melakukan” atau ”bertindak”, nilai-nilai yang dipraktikkan atau bentuk moral yang dibatinkan bisa lebih efektif mengatur perilaku sehari-hari untuk membentuk etos. Etos menandai karakter seseorang atau kelompok masyarakat. Karakter mewujud dalam sifat kepribadian yang memengaruhi kemampuan bertindak/bersikap sejalan dengan tanggung jawab moral. Continue reading

Assignment ( KONSEPSI FIQIH IBADAH)

Pengertian atau Konsepsi Fiqih Ibadah
index.jpl

Secara bahasa kata fiqih dapat diartikan al-Ilm, artinya ilmu, dan al-fahm, artinya pemahaman. Jadi fiqih dapat diartikan ilmu yang mendalam. Secara istilah fiqih adalah ilmu yang menerangkan tentang hukum-hukum syar’i yang berkaitan dengan perbuatan-perbuatan para mukalaf yang dikeluarkan dari dalil-dalilnya yang terperinci. Mukalaf adalah orang yang layak dibebani dengan kewajiban. Seorang dianggap mukalaf setidaknya ada dua ukuran; pertama, aqil, maksudnya berakal. Cirinya adalah seseorang sudah dapat membedakan antara baik dan buruk, dan antara benar dan salah. Kedua, baligh, maksudnya sudah sampai pada ukuran-ukuran biologis. Untuk laki-laki sudah pernah ikhtilam (mimpi basah), sedangkan perempuan sudah haid.
Sementara itu ibadah secara bahasa ada tiga makna; (1) ta’at (الطاعة); (2) tunduk (الخضوع); (3) hina (الذلّ); dan (التنسّك) pengabdian. Jadi ibadah itu merupakan bentuk ketaatan, ketundukan, dan pengabdian kepada Allah. Ibadah dalam arti umum adalah segala perbuatan orang Islam yang halal yang dilaksanakan dengan niat ibadah. Sedangkan ibadah dalam arti yang khusus adalah perbuatan ibadah yang dilaksanakan dengan tata cara yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Ibadah dalam arti yang khusus ini meliputi Thaharah, Shalat, Zakat, Shaum, Hajji, Kurban, Aqiqah Nadzar dan Kifarat. Dari dua pengertian tersebut jika digabungkan, maka Fiqih Ibadah adalah ilmu yang menerangkan tentang dasar-dasar hukum-hukum syar’i khususnya dalam ibadah khas seperti meliputi thaharah, shalat, zakat, shaum, hajji, kurban, aqiqah dan sebagainya yang kesemuanya itu ditujukan sebagai rasa bentuk ketundukan dan harapan untuk mecapai ridla Allah. Continue reading

IMM Gerakan Intelektual yang Bernafaskan Islam

imm

Anggun dalam moral, unggul dalam intelektual, itulah slogan organisasi jas merah, yaitu Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau biasa disingkat IMM. Gerakan kemahasiswaan ini lahir pada 14 Maret 1964 dibawah organisasi Muhammadiyah. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mungkin sedikit asing terutama bagi mahasiswa tingkat pertama di sebuah kampus. Slogan yang dimiliki Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah bukan sekedar untaian kata biasa melainkan memiliki makna yang besar dan penting bagi kehidupan bangsa Indonesia khususnya dalam bidang pendidikan, apalagi istilah ‘Intelektual’ yang memiliki makna cerdas, berakal, berpikiran jernih berdasarkan ilmu pengetahuan serta mendedikasikan seluruh ilmu dan kemampuannya untuk menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat terutama membantu kaum yang lemah agar mampu untuk bangkit melawan kebodohan dengan berbagai ilmu pengetahuan. Continue reading